Hai semua! Gimana kuliahnya? Meskipun online tugas numpuk tapi semangat kan ngerjainnya? Untuk menemani hari teman-teman mahasiswa FIA semua kali ini The FIA BIO akan berbagi kisah mengenai Dosen Hayat. Siapa dari kalian yang belum kenal beliau nih?  Pastinya semua sudah kenal namun tentu untuk mahasiswa baru FIA ada yang belum pernah bertemu beliau secara langsung. Untuk itu, mari kita simak bersama yuk.

Bagi keluarga besar sivitas akademika Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang pasti sudah gak asing lagi dengan Dosen yang enerjik semangatnya dan banyak karya tulisnya, siapa lagi kalau gak Dosen Hayat. Beliau lahir di Sampang, Madura  dan kini tinggal di Kedungkandang, Kota Malang. Dosen kita ini aktif banget dalam penulisan karya-karya tulis seperti buku, jurnal , dan Call of Paper. Selain itu,  beliau aktif menjadi pemateri di seminar maupun webinar dan juga aktif menjadi youtuber dengan akun youtubnya @Kang Hayat.

Riwayat pendidikan Dosen Hayat ialah lulusan S1 Unisma , S2 Unmer dan S3 Unibraw. Beliau merupakan dosen tetap yang lebih banyak mengajar di prodi Administrasi Negara dengan mata kuliah yang diampu meliputi Administrasi Perkantoran Modern, Reformasi Administrasi Negara, Hukum Administrasi Negara, Teori-Teori Manajemen, Teori Administrasi Publik, Manajemen Pelayanan Publik, dan Kebijakan Publik. Sementara itu , beliau juga mengajar mata kuliah umum di beberapa fakultas dengan fokus mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan.

Beberapa buku beliau yang sudah beredar luas diantaranya adalah Birokrasi dan Aparatur Negara, Manajemen Pelayanan Publik, Pancasila, Pemilihan Umum Serentak , Memperkokoh Pondasi Demokrasi, dan Pengantar Teori Kepemimpinan dalam Sektor Publik.

Sedangkan untuk jurnal sendiri, beberapa yang sudah terbit antara lain Peneguhan Reformasi Birkrasi Melalui Penilaian Kinerja Pelayanan Publik (2016) dalam Jurnal Sosial Politik Fisip UGM, Pencegahan Terhadap Tindak Pidana Korupsi Pemerintahan Desa Kajian Politik Kebijakan dan Hukum Pengelolaan Sumber Daya Alam Desa (2016) dalam Jurnal Yustisia FH Universitas Negeri Sebelas Maret, dan Penguatan Nilai – Nilai Pluralisme dalam Pola Relasi Sosial (2016) dalam Jurnal Farabi Fakultas Ushuluddin IAIN Amay Gorontalo.

Dosen Hayat juga pernah mendapatkan pendanaan dalam penelitian. Pada tahun 2015 dengan judul penelitian Pengembangan Model Penilaian Kinerja Pelayanan Publik (Tahun 1)beliau mendapat dana senilai IDR 50 juta oleh Ditlitabmas Dikti- Penelitian Hibah Bersaing. Pada tahun 2016 beliau mendapatkan dua pendanaan sekaligus yang diadakan oleh lembaga yang sama dengan sebelumnya senilai IDR 11,6 juta dengan judul Optimalisasi Kinerja Aparatur Pelayanan Publik dalam Pembuatan Surat Akta Kelahiran dan senilai IDR 50 juta dengan judul Pengembangan Model Penilaian Kinerja Pelayanan Publik (Tahun 2).

Dalam sistem mengajar, beliau sudah menerapkan kewajiban mahasiswa dalam menulis jurnal sejak dua tahun yang lalu. Menurut beliau jika penelitian seperti skripsi hanya dapat dikonsumsi pribadi berbeda dengan jurnal yang bisa diakses oleh masyarakat sehingga lebih bermanfaat.

Dalam menanggapi pertanyaan mengenai berat beban yang dirasakan mahasiswa saat mengerjakan jurnal , beliau menjelaskan dengan sedikit tertawa dan mengawali dengan “saya juga pernah jadi mahasiswa” , pada dasarnya tidak hanya jurnal namun semua tugas yang diberikan dosen kepada mahasiswa bertujuan untuk membekali mahasiswa di masa depan. Kedepannya ada banyak hal yang berbeda dengan hari ini terlebih saat teknologi semakin pesat. Maka mahasiswa perlu adaptif dan mau mengembangkan kreativitas dan inovasi mereka yang akan berpengaruh besar pada pencapaian cita-citanya.

Selain itu menurut Dosen Hayat penyelesaian tugas bukanlah yang beliau harapkan, melainkan proses panjang yang dilalui mahasiswa, tanggung-jawab, kedisiplinan, serta kesesuaian antara apa yang disampaikan dosen dan yang dilakukan mahasiswa kemudian. Bagi Dosen Hayat belajar di kampus itu tidak hanya sekedar Transfer of Knowledge . Untuk itu, kreativitas mahasiswa harus diasah, lewat banyak membaca dan menulis misalnya. Dalam hal menulis, beliau memberikan contoh meskipun ditengah-tengah kesibukan beliau namun apabila kegiatan menulis sudah mendarah-daging maka menulis akan menjadi keseharian kita.

“Kalau saya beri mahasiswa tugas berat dan mereka mampu melaluinya, maka tugas berat lainnya di masa depan akan mampu mereka lalui juga.” Jelas Dosen Hayat dengan tersenyum.

Nah , gimana teman-teman FIA semua udah lebih kenal kan dengan Dosen Hayat? The FIA BIO berharap kedepannya nasihat-nasihat dosen Hayat bisa bermanfaat bagi teman-teman semua.

Jangan lupa  ya untuk menyapa beliau saat berpapasan di kampus maupun di jalan dan jangan lupa juga nonton video di channel youtube beliau, ada banyak tema-tema video beliau yang sangat menginspirasi dan bermanfaat buat keilmuan kita.

Siapa lagi ya dosen FIA yang akan kita cari tau lebih dekat next episode? Jangan lewatkan terus baca The FIA BIO untuk mengenal lebih dekat dosen favorit kalian… Sampai Jumpa….

 

Pewarta           : Aprilia Dwi Rasdiyanti Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara Unisma

Narasumber     : Dr. Hayat, S.AP., M.Si

Dosen Fakultas Ilmu Administrasi Unisma

Bagikan ke :
Default image
Dr. Afifudin, S.Ag.,M.Si
Articles: 44