KATEGORI

ARSIP

Tulisan berikut ini merupakan hasil evaluasi pasca pelaksanaan seminar nasional yang berjudul “Menggagas Inovasi dan Kreatifitas dalam Meningkatkan Mindset Enterpreneurship di Industri4.0 melalui Pemahaman Design Thinking” pada hari Selasa, 19 November 2019 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Bisnis (HIMABIS), Universitas Islam Malang (UNISMA). Lima pembicara dihadirkan untuk memberikan perspektif lebih luas terhadap para mahasiswa UNISMA tentang prospek berbagai macam bisnis di era disruptif.

Gambar 1. Poster Seminar Kreatifitas dalam Meningkatkan Mindset Enterpreneurship di Industri 4.0

Tiga pembicara berasal dari tiga korporasi di bidang yang berbeda, yaitu M. Cahyadi dari SmartFren Regional Jawa Timur, Ir. Suryo Widodo selaku direktur Jatim Park, dan Viona Ong yang merupakan Kepala Gojek wilayah Malang. Sementara, dua pembicara lainnya adalah Dadang Krisdianto, S.Sos, M.Si, akademisi dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UNISMA dan Irfan Kharisma Putra, S.A.B., M.A.B. dari FIA Universitas Brawijaya.

Gambar 2. Sesi Diskusi Rapat Persiapan Seminar 

  Selaku pembicara pertama, Cahyadi membeberkan berbagai data dan fakta tentang perkembangan kondisi usaha di Indonesia di era industri 4.0. Di era disruptif yang senantiasa berkembang dan berubah dengan sangat cepat ini, peran teknologi informasi sangat penting dalam membantu suatu industri atau usaha untuk dapat berkembang dengan cepat sesuai dengan kondisi pasar dan pelaku usaha. Sementara, Viona Ong menguatkan pendapat Cahyadi dengan menegaskan pentingnya teknologi yang disertai dengan adanya kreatifitas untuk membangun industri start-up layaknya Gojek di era saat ini. Ia menjelaskan bahwa penting bagi mereka yang hendak membangun suatu usaha untuk mempunyai ide-ide baru yang berbeda yang dapat menjadi nilai jual bagi usaha tersebut. Kreatifitas yang memunculkan ide-ide baru juga sangat dibutuhkan untuk membangun usaha di bidang pariwisata. Suryo Widodo membuktikan hal ini dengan bagaimana Jatim Park sebagai salah satu kawasan wisata terbesar di Jawa Timur mampu secara konsisten menarik minat masyarakat dengan selalu menyediakan wahana-wahana baru yang dibangun dari hasil ide-ide baru.

Gambar 3. Sesi Diskusi Rapat Persiapan Seminar 

Para dua akademisi yang juga memberikan materinya kepada para mahasiswa juga sangat menekankan pentingnya peran teknologi informasi dan kreatifitas dalam membangun suatu usaha. Irfan Kharisma Putra memberikan contoh tentang bagaimana desa-desa bisa menjadi desa yang yang mandiri dengan mencari ide-ide baru untuk mengolah potensi yang ada di desa-desa tersebut, sehingga dapat menjadi desa wisata. Sedangkan Dadang Krisdianto menggambarkan peran penting apa saja yang bisa dilakukan teknologi informasi dalam dunia usaha saat ini. Para mahasiswa perlu menjawab tantangan terkait penguasaan teknologi informasi ini dengan membekali diri mereka dengan kemampuan yang cukup sebelum memulai untuk membangun suatu usaha.

Pelaksanaan seminar nasional ini dinilai berlangsung dengan sukses karena dapat menarik minat banyak mahasiswa dara berbagai program studi, khususnya yang ada di dalam lingkungan UNISMA. Beberapa mahasiswa, baik dari program studi Ilmu Administrasi Bisnis maupun dari program studi yang lain, membagi pengalaman yang telah mereka lalui dari membangun usaha mereka masing-masing. Berbagai pengalaman beberapa mahasiswa tersebut menunjukkan bahwa kreatifitas dan penguasaan teknologi informasi memang sangat dibutuhkan dalam membangun suatu usaha baru, terutama di era industri 4.0 saat ini.

(FIABisnis/nmr)